Seneng sertifikat ISO ala mie instan?

Buat para pemilik usaha (yang belum paham) keberadaan sertifikat ISO 9001, ISO 14001, SMK3 dan semacamnya sering dianggap hanya secarik kertas pelengkap dokumen tender saja. Maka cara instan untuk mendapatkannya yaitu anda cukup login ke marketplace online lalu ketik “jual sertifikat ISO 9001” , kemudian pilih penjualnya setelah itu selesaikan transaksi, beres tinggal tunggu pengiriman dari kurir.

Atau bisa dengan menghubungi kenalan yang bisa bantu urus sertifikat ala mie instan, kasih uang yang cukup lalu tinggal tunggu sertifikat hadir di pangkuan.

Sebenarnya siapa yang sedang kena tipu? Apakah perusahaan yang membuka tender kena tipu sertifikat abal-abal oleh perusahaan peserta tender? Benar begitu? Siapa yang akan mengalami kerugian nantinya?

Mungkin bagi anda (sebagian pengusaha yang belum mapan sistem) akan merasakan kemenangan bila berhasil memenangkan tender dengan hanya berbekal sertifikat abal-abal ISO 9001/14001/45001 dan semacamnya. Modal kecil (beli sertifikat murah) namun dapat proyek besar.

Sebenarnya bila proyek lancar-lancar saja mungkin potensi masalah bisa disembunyikan, namun lain halnya bila proyek bermasalah. Kita kan tidak pernah tahu apakah sebuah proyek akan berjalan lancar jaya atau akan mengalami kendala.

Bila terjadi masalah yang menyebabkan pemilik proyek turun tangan sampai melakukan audit terhadap sistem manajemen perusahaan anda pastilah akan terjadi kepanikan manajemen.

Kepanikan manajemen seperti apa itu?

Kepanikan ketika team internal anda harus mampu menyediakan dokumen-dokumen baik itu manual manajemen mutu/lingkungan/K3, prosedur-prosedur, petunjuk kerja, bukti-bukti implementasi baik berupa soft file, hard copy atau bentuk bentuk rekaman lainnya, termasuk hasil kegiatan internal audit, pelatihan para auditor, pelatihan para karyawan, hasil evaluasi kompetensi, bukti-bukti rekaman rapat koordinasi, tinjauan manajemen, bukti komunikasi dengan pihak eksternal baik itu customer, pemerintah, masyarakat dan hal hal lainnya yang tentunya tidak bakalan mampu anda tunjukkan.

Akhirnya anda akan dianggap wanprestasi atas komitmen yang anda janjikan kepada pemberi kerja (pemilik proyek/pelanggan).

Konsekwensi dari hal di atas adalah adalah “perusahaan anda tercatat sebagai perusahaan yang tidak bisa dipercaya”.

Akan sangat sulit mengembalikan nama baik bukan?

Jadi, masih senang dengan sertifikat ISO abal-abal? pikir kembali dengan tenang.

Saran kami, bangunlah sistem manajemen mutu perusahaan anda dengan tujuan agar sistem tersebut menjadi tulang punggung perusahaan anda. Bila ini sudah benar maka jangan khawatir, untuk mendapatkan sertifikat ISO bukanlah perkara yang sulit lagi, cukup hubungi Lembaga Sertifikasi yang bonafide (ingat ya…. yang BONAFIDE), lalu buktikan kedewasaan sistem anda.

Sertifikat pasti di tangan anda!

PDCA.CO.ID

info@pdca.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *